Event & Kegiatan

Inovasi Material Ramah Lingkungan dalam Pembangunan

Bambang Supriyadi 18 May 2026 2,616 dibaca
Penggunaan material ramah lingkungan atau green material menjadi tren global dalam industri konstruksi, termasuk di Indonesia. Material-material inovatif ini tidak hanya lebih baik bagi lingkungan tetapi juga lebih efisien dalam jangka panjang. Beberapa inovasi material ramah lingkungan yang mulai digunakan oleh anggota APERSI Jambi: 1. Bata ringan (AAC): Lebih ringan, kedap suara, dan memiliki isolasi termal lebih baik dibandingkan bata konvensional. Mengurangi beban struktur bangunan hingga 30%. 2. Panel surya: Mengintegrasikan panel surya pada atap rumah untuk menghemat listrik hingga 40% per bulan. 3. Sistem daur ulang air: Mengolah air bekas untuk keperluan non-komsumtif seperti menyiram taman dan mencuci mobil. 4. Cat ramah lingkungan: Cat dengan kadar VOC (Volatile Organic Compounds) rendah yang lebih aman bagi kesehatan. 5. Kayu daur ulang: Menggunakan kayu dari sumber berkelanjutan atau kayu daur ulang untuk elemen dekoratif. Penggunaan material ramah lingkungan juga menjadi nilai jual yang efektif, terutama bagi segmen pembeli milenial yang peduli lingkungan. APERSI Jambi mendorong anggota untuk mulai mengadopsi praktik pembangunan berkelanjutan.
Bagikan:

Berita Terkait